Selasa, 23 April 2019

Perjuangan Wanita Tuli Cari Kerja Meski Sudah Ditolak Seribu Kali

Mencari kerja memang bukan hal yang mudah di zaman sekarang. Kadang pelamar lulusan universitas ternama dengan banyak pengalaman saja belum tentu langsung dapat kerja sesuai keinginan. Mereka yang memiliki keterbatasan pun juga sering mengalami kesulitan. Seperti wanita tuli bernama Kellie Wilson berikut yang sudah ditolak seribu kali.

Selama hidupnya, Kellie telah mencoba melamar untuk lebih dari seribu posisi. Namun ia sering mengalami penolakan. Wanita 32 tahun tersebut mengaku kerap langsung ditolak setelah pihak perusahaan tahu ia tidak bisa mendengar. Hal tersebut membuatnya tidak percaya diri dan takut tidak akan pernah menemukan pekerjaan impian.
Kellie kehilangan pendengarannya ketika berusia empat tahun. Semenjak itu, ia akan membaca gerakan bibir lawan bicara untuk mengerti ucapan orang. Meski begitu, Kellie mengaku bahwa dirinya adalah seseorang yang potensial karena banyak memiliki pengalaman. Ia pun bukan tak pernah bekerja sama sekali. Kellie pernah jadi pegawai administratif, asisten legan, hingga asisten finansial.

Sayangnya, Kellie tidak pernah lama bekerja di sebuah perusahaan. Paling lama Kellie bertahan hingga sembilan bulan dan paling sebentar empat bulan. Bukan performanya kurang memuaskan namun tampaknya karena masalah dengan keterbatasannya sehingga perusahaan tak memberi pekerjaan tetap. Karenanya, ia memilih untuk angkat bicara. 

"Aku pernah bekerja di banyak tempat tapi tidak ada yang permanen. Selama itu, aku sudah melakukan banyak wawancara dan sering tidak mendapat jawaban balik. Ketika aku diwawancara, semuanya lancar sampai aku mengungkap keterbatasanku," kata Kellie.

"Aku tidak bisa membaca bibir semua orang karena pola mulut individu (berbeda). Setelah mengungkap keterbatasanku, aku melihat orang tiba-tiba mewanti-wanti bahwa pekerjaan tersebut akan banyak menggunakan telepon padahal itu tidak ada di iklan," tambahnya.

Demi bisa berkarier seperti orang-orang lain, Kellie tengah mempertimbangkan untuk menjalani operasi. Meski begitu, tidak ada garansi jika pendengarannya akan benar-benar baik dan Kellie bisa diterima bekerja. 

"Ini adalah operasi besar yang melibatkan pemasangan implan dan berbulan-bulan rehab untuk mempelajari ulang suara jika berlanjut. Aku merasa seperti dipaksa untuk berubah untuk diriku yang sebenarnya karena orang lain. Aku telah bergelut dengan diskriminasi ini sepanjang hidupku dan aku muak dengan itu," tutur Kellie.

Rahmi Anjani
Sumber

Artikel yang tidak boleh dilewatkan di bawah ini:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nyalakan semangatmu !

Hai sahabat, bagaimana kabarnya? Semoga sehat dan baik selalu ya. Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini memang sangat berpengaruh bagi ...